Quarter Life Crisis

TAUKAH KAMU? Akhir-akhir ini kita sering mendengar istilah QLC (Quater Life Crisis). Apa sih makna sebenarnya dari QLC itu sendiri? QLC (Quater Life Crisis) merupakan istilah psikologis yang merujuk pada keadaan perubahan kondisi emosional sesorang yang umumnya dirasakan ketika berada pada usia 20 sampai 30 tahun.

Perasaan yang muncul ketika Quarter Life Crisis :

1). Perasaan khawatir

2). Keraguan terhadap kemampuan diri

3). Kebingungan menentukan arah hidup

4). Ketakutan akan terjadi perubahan yang besar dalam hidup

5 Fase yang dihadapi Quarter Life Crisis :

1). Locked in

perasaan terjebak dalam berbagai pilihan dan kesulitan memutuskan apa yang harus dijalani dalam hidup.

2). Separation/time out

terdapat dorongan untuk melarikan diri dan meluangkan waktu untuk mengubah situasi.

3). Exploration

melakukan tindakan yang sifatnya krusial seperti keluar dari pekerjaan atau memutuskan hubungan percintaan untuk memulai pengalaman bari

4). Rebuilding

membangun pondasi baru ketika sudah mulai mengetahui arah dan tujuan hidup.

5). Developing new live

mengembangkan kehidupan baru yang lebih sesuai dengan minat dan nilai yang dianut

Cara Menghadapi Quarter Life Crisis :

1). Belajar mencintai diri sendiri

2). Berhenti membandingkan diri dengan orang lain

3). Sabar dalam proses

4). Temukan dirimu dengan teman yang supportif

5). Mengubah keraguanmu menjadi tindakan

Quarter Life Crisis itu adalah sesuatu yang normal. Tapi, jangan terlalu larut di ketakutan, kebingungan, dan kegelisahan. Ubah keragu-raguanmu jadi tindakan yang bisa membantu kamu untuk keluar dari fase ini.

-Devi Lianovanda-

 

Sumber : Vartanian, Varci. ‘Powering Through Your Quarter Life Crisis’ [daring]. Tautan: https://www.themuse.com/advice/powering-through-your-quarterlife-crisis sumber: Dr. Oliver Robinson (2013)

Share:

Facebook
Twitter
Pinterest
LinkedIn
On Key

Related Posts

Apa itu “People Pleaser”?

Pernah gak sih, kamu merasa sulit untuk bilang “tidak”, sampai akhirnya harus mengorbankan waktu, tenaga, bahkan perasaan sendiri hanya karena nggak enak hati untuk menolak

Apa itu “Brain Rot”?

Apa Itu “Brain Rot”? Kalian merasa lelah padahal hanya rebahan dan scrolling sosial media? merasa sering marah karena hal – hal kecil? atau merasa sulit

Scroll to Top